Belajar Subnetting Mudah - Tekajebe

Latest

Membahas Teknologi dan Tugas Sekolah


Monday, May 8, 2017

Belajar Subnetting Mudah

Belajar Subnetting Mudah - Subnetting ini merupakan salah satu materi yang sangat penting dalam mempelajari jaringan komputer, karena dengan teknik ini kita bisa membagi jaringan menjadi banyak.


Subnetting adalah kegiatan membagi-bagi suatu jaringan menjadi sub jaringan atau sering disebut subnetwork, hal ini tidak boleh dilakukan sembarangan dan harus teliti saat melakukannya.


Cara menghitung subnetting gampang-gampang susah kalo menurut saya, kita juga harus menghafal tabel subnet. Apa itu tabel subnet ? Tabel subnet adalah tabel yang membantu kita untuk menentukan range ip address yang digunakan di setiap subnetwork nya.


Belajar Subnetting Mudah



Dalam ip address sendiri terdapat beberapa kelas, yang sering digunakan yaitu ip address kelas A, ip address kelas B, ip address kelas C. Untuk melakukan routing-nya pun memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda.


Cara Menghitung Subnetting Kelas A

Proses ke alamat subnet class A sama dengan yang digunakan untuk alamat subnet class C dan B. Perbedaan besar adalah jumlah besar yang bisa dihadapi saat menggunakan masking /9. Alamat Class A diawali dengan masking / 8 dan bisa memiliki maksimal masking 30. Dalam contoh di bawah ini akan mempraktekkan subnetting alamat kelas A.

Soal : 10.127.255.254/9 host address nya ?

  • Konversi / 9 ke format desimal memberikan 255.128.0.0
  • Deducting 128 dari 256 memberikan 128. Jadi alamat subnet adalah 0 dan 128. 
  • Alamat jaringan dan broadcast adalah :
    Network AddressBroadcast Address
    10.0.0.010.127.255.255
    10.128.0.010.255.255.255






  • Rentang alamat host untuk subnet tersebut adalah :
    Network AddressHost AddressesBroadcast Address
    10.0.0.010.0.0.1-10.127.255.25410.127.255.255
    10.128.0.010.128.0.1-10.255.255.25410.255.255.255


  • 10.127.255.254 adalah alamat host terakhir di subnet ke-1.

Cara Menghitung Subnetting Kelas B

Proses ke alamat subnet class B sama seperti yang digunakan untuk subnet class C address. Perbedaannya adalah Anda memiliki lebih banyak bit yang tersedia untuk subnetting. Alamat Kelas B diawali dengan masking 16 dan dapat memiliki masking maksimum /30. Satu perbedaan besar ketika subnetting alamat kelas B adalah bahwa Anda berurusan dengan sejumlah besar host per subnet dan menjadi penting untuk mengingat Kekuatan Dua tabel yang ditunjukkan pada Tabel 2-8. Dalam contoh yang diberikan di bawah ini, Anda akan mempraktekkan alamat IP kelas subnetting.

Soal : 172.16.98.45/19 apa alamat host nya ?

Jawab :
  • Konversi / 19 ke format desimal menjadi 255.255.224.0.
  • Deducting 224 dari 256 memberikan 32. Jadi alamat subnet adalah 0, 32, 64, 96, 128, 160, 192, 224.
  • Alamat jaringan dan alamat broadcast adalah:
    Network AddressBroadcast Address
    172.16.0.0172.16.31.255
    172.16.32.0172.16.63.255
    172.16.64.0172.16.95.255
    172.16.96.0172.16.127.255
    172.16.128.0172.16.191.255
    172.16.192.0172.16.223.255
    172.16.224.0172.16.255.255














  • Rentang alamat host untuk setiap subnet adalah :
    Network AddressHost AddressesBroadcast Address
    172.16.0.0172.16.0.1-172.16.31.254172.16.31.255
    172.16.32.0172.16.32.1-172.16.63.254172.16.63.255
    172.16.64.0172.16.64.1-172.16.96.254172.16.95.255
    172.16.96.0172.16.96.1-172.16.127.254172.16.127.255
    172.16.128.0172.16.128.1-172.16.191.254172.16.191.255
    172.16.192.0172.16.192.1-172.16.223.254172.16.223.255
    172.16.224.0172.16.224.1-172.16.255.254172.16.255.255














  • Alamat 172.16.98.45 adalah alamat host di subnet ke-4.

Cara Menghitung Subnneting Kelas C

Teknik subnetting tetap sama terlepas dari kelas alamat. Perbedaan yang dibuat oleh kelas adalah jumlah bit yang tersedia untuk subnetting. Kelas C dimulai dengan masking / 24 dan bisa memiliki masking maksimum 30. Kita tidak bisa menggunakan / 31 atau / 32 karena minimal 2 bit host diperlukan untuk alamat jaringan dan broadcast dan / 31 dan / 32 memberi kita 1 dan nol bit host masing-masing. Dalam contoh di bawah ini, Anda bisa mempraktikkan alamat IP kelas C subnetting.

Soal : 192.168.1.193/26 alamat hostnya  ?

Jawab :

  • Konversi / 26 ke format desimal menjadi 255.255.255.192.
  • Deducting 192 dari 256 memberi kita 64. Jadi subnet address adalah 0,64,128 dan 192.
  • Alamat jaringan dan alamat broadcast adalah :
    Network AddressBroadcast Address
    192.168.1.0192.168.1.63
    192.168.1.64192.168.1.127
    192.168.1.128192.168.1.191
    192.168.1.192192.168.1.255









  • Alamat host untuk masing-masing subnet adalah :
    Network AddressHost AddressesBroadcast Address
    192.168.1.0192.168.1.1-62192.168.1.63
    192.168.1.64192.168.1.65-126192.168.1.127
    192.168.1.128192.168.1.129-190192.168.1.191
    192.168.1.192192.168.1.193-254192.168.1.255

  • Alamat yang diberikan, 192.168.1.193 adalah alamat host di subnet terakhir.

Cara Menghitung Subentting Dengan Cepat

Ada cara cepat untuk menghitung subnetting, yaitu dengan cara menggunakan kalkulator subnetting sudah banyak di mbah gogel tentang kalkulator ini, ada kelebihan dan ada kekurangan juga. Tapi hal ini cocok bagi kalian yang pemula dibidang jaringan.

Sekian dulu tutorial menghitung subnetwork, semoga bisa membantu kalian yang sedang belajar khususnya adik-adik jurusan TKJ yang tercinta. Terus belajar dari Blog Tekajebe ini  karena blog ini diperuntukan untuk belajar dan mencari ilmu baru.

No comments:

Post a Comment